Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

pengalaman manusia yang membuka diri pada Allah

kematian tidak memisahkan manusia dari kasih Allah , melainkan justru dapat menjadi ruang perjumpaan terdalam dengan kasih-Nya . Kematian adalah pengalaman yang universal dan tak terelakkan bagi setiap manusia, sehingga menjadi bagian dari pengalaman keseharian hidup manusia. Dalam terang iman Kristiani, kasih Allah mencapai puncaknya dalam diri Yesus Kristus , yang melalui inkarnasi dan wafat-Nya, rela mengalami kematian sebagaimana manusia. Kematian Yesus bukan sekadar peristiwa biologis, melainkan ungkapan kasih Allah yang paling nyata dan radikal . Karl Rahner menekankan bahwa kematian tidak boleh dipahami hanya secara biologis atau psikologis, tetapi sebagai pengalaman eksistensial dan transendental , di mana manusia berjumpa dengan inti dirinya dan dengan Allah. Dengan demikian, kematian menjadi bagian dari pengalaman iman manusia yang mengarahkan pada harapan kebangkitan. Melalui pemikiran Karl Rahner, kematian dipahami sebagai pengalaman manusia seutuhnya . Manusia bukan hanya...