Maria, Murid Sejati
Dalam Injil Yohanes (Yoh 19:25-27), Maria ditampilkan sebagai sosok ibu yang setia mendampingi Yesus sampai di bawah kaki salib. Dalam situasi penderitaan yang paling dalam, Yesus menyerahkan Maria kepada murid yang dikasihi dengan berkata, “Inilah ibumu” dan “Inilah anakmu.” Peristiwa ini tidak hanya menunjukkan hubungan pribadi, tetapi membentuk keluarga baru, yaitu keluarga rohani atau keluarga eskatologis, di mana Maria menjadi ibu bagi semua murid Kristus. Kehadiran Maria di bawah salib menjadi puncak partisipasinya dalam karya keselamatan, karena ia ikut merasakan penderitaan Puteranya dan tetap setia sampai akhir. Dengan demikian, Maria menjadi teladan murid sejati yang hidup dalam kasih, kesetiaan, dan pengorbanan. Dalam ajaran Gereja, Maria diakui sebagai Bunda Allah (Theotokos), suatu gelar yang ditegaskan dalam Konsili Efesus pada tahun 431. Gelar ini menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah sungguh Allah dan sungguh manusia dalam satu pribadi. Oleh karena itu, Maria disebut B...